Struktur
Berfokus pada perancangan sistem pemikul beban untuk memastikan bangunan berdiri kokoh, stabil, dan aman. Bidang ini mempelajari mekanika bahan (beton, baja, kayu) serta analisis respon struktur terhadap berbagai gaya ekstrem, termasuk beban gempa, angin, dan getaran.
Geoteknik
Mempelajari perilaku tanah dan batuan sebagai media pendukung infrastruktur. Riset di bidang ini mencakup analisis daya dukung pondasi, kestabilan lereng, dinding penahan tanah, hingga perbaikan tanah lunak agar mampu menopang beban konstruksi.
Manajemen Konstruksi
Menggabungkan ilmu teknik dengan prinsip manajemen untuk merencanakan, mengelola, dan mengawasi jalannya proyek. Fokus utamanya adalah pengendalian Biaya, Mutu, dan Waktu (BMW), serta penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Transportasi
Berkaitan dengan perencanaan sistem pergerakan manusia dan barang yang efisien. Bidang ini mencakup perancangan geometrik jalan raya, tebal perkerasan (aspal/beton), rekayasa lalu lintas, hingga perencanaan bandar udara dan transportasi massal.
Sumber Daya Air
Fokus pada pengelolaan air untuk kebutuhan manusia dan pengendalian daya rusak air. Lingkupnya meliputi hidrologi, hidrolika, perancangan bangunan air (bendungan, bendung, saluran irigasi), sistem drainase perkotaan, serta pengendalian banjir.